12 Pangan Organik yang Baik Dikonsumsi

ImagePestisida menolong melindungi tanaman pangan dari kerusakan akibat gulma, penyakit dan hama serangga. Tetapi mereka juga meninggalkan sisa pada produk kita. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (AS), buah-buahan dan sayur-sayuran tertentu secara terus-menerus membawa kadar sisa pestisida yang jauh lebih tinggi daripada lainnya. Bahkan sekalipun telah dicuci bersih.

Para peneliti pada sebuah grup non-profit Environmental Working Group (EWP) telah melakukan pengujian terhadap produk tercemar tertinggi dan menjuluki mereka sebagai “Dirty Dozen” (12 macam makanan tercemar).

Untuk ke 12 jenis pangan ini, EWG menganjurkan untuk memilih jenis organik guna menghindari sisa pestisida.

Apel

Apel lazimnya disemprot dengan menggunakan 36 macam pestisida, dan EWG menemukan bahwa 91 persen dari apel yang diuji, telah terkontaminasi.

Meskipun dengan mengupas kulit apel belum betul-betul menghilangkan residu kimianya, oleh sebab itu yang terbaik adalah dengan membeli jenis organik.

Kedua macam serat pada buah apel, baik yang larut dan yang tidak larut, dapat mengurangi tingkat kolesterol dan risiko pengerasan arteri, serangan jantung, dan stroke.

Apel juga dapat menjaga tingkat kadar gula darah agar tetap stabil, dan bisa membantu mencegah penyakit batu ginjal.

Bonus: Anda akan menemukan bahwa rasa dari apel organik lebih manis daripada yang tumbuh secara umum.

Buah Cheri

Buah cheri organik adalah pilihan yang sehat : 25 macam jenis pestisida ditemukan pada 91 persen buah cheri umum yang diuji oleh EWG. Buah cheri organik adalah gudang vitamin C, B kompleks, potasium, dan antioksidan.

Penelitian telah membuktikan bahwa buah cheri yang dikonsumsi dapat menolong mencegah penyakit jantung dan kanker, serta dapat mengurangi rasa sakit dan memperbaiki kesehatan tulang.

Anggur

Buah anggur impor memiliki risiko terkontaminasi lebih besar daripada yang tumbuh di dalam negeri.

Kebun anggur disemprot dengan menggunakan 35 macam pestisida berbeda. Tak ada cara mencuci atau menguliti yang dapat menghapuskan kontaminasi tersebut, dikarenakan kulit buah anggur yang tipis, dan yang dapat tembus.

Carilah buah anggur organik domestik dan produk yang terbuat darinya (seperti minuman Wine dan jus anggur) untuk keuntungan kesehatan antara lain: risiko penyakit jantung dan perlindungan melawan diet lemak tinggi.

Nectarine (sejenis peach)

Ilmuwan telah menemukan 26 jenis pestisida berbeda di hampir semua nectarine umum yang telah diuji. Ini adalah berita menyedihkan bagi mereka yang mengagumi kehalusan kulit dan aromanya yang kuat dari buah-buahan ini. Jangan melepas mereka, nikmati nectarine organik, yang bisa meno-ong Anda menghindari penyakit jantung, menurun daya penglihatan, dan kanker.

Persik (Peach)

Di kebun buah-buahan umum, sebanyak 45 jenis pestisida berbeda secara teratur dipergunakan ke buah persik. Para peneliti telah menemukan kontaminasi di 94 persen dari buah persik umum yang telah mereka uji. Tetapi akan jadi apa musim panas tanpa buah persik… dan es krim rasa buah persik? Coba cari yang organik—atau belilah jeruk keprok se-bagai alternatif yang aman.

Pir

Peneliti menemukan 35 jenis pestisida berbeda pada 94 persen dari buah pir umum yang telah diuji. Buah pir meningkatkan kualitas jantung, urat-urat darah dan kesehatan usus besar, melindungi menurunnya daya penglihatanan dan kanker payudara setelah menopause, dan sangat dianjurkan oleh ahli kesehatan sebagai buah hypoallergenic. Cantumkan buah pir organik pada daftar belanja Anda!

Raspberi

Kira-kira 39 jenis pestisida ditemukan pada 59 persen dari buah raspberi umum yang telah diuji. Tetapi terdapat alasan baik untuk membeli Raspberi organik apabila Anda menjumpainya. Buah raspberi memiliki hampir 50 persen antioksidan lebih tinggi daripada buah stroberi, tiga kali lebih besar dari buah kiwi, dan sepuluh kali lebih besar daripada yang dimiliki oleh buah tomat.

Raspberi juga dapat sebagai pelindung kanker dan memiliki antimicrobial yang unik. Memakan buah ini bisa mencegah pertumbuhan berlebih dari bakteri tertentu dan jamur pada badan (termasuk bakteri infeksi yang sering menyerang pada bagian vagina dan sindrom iritasi usus besar).

Stroberi

Stroberi umum adalah merupakan buah hasil produksi yang paling tercemar dengan pestisida di AS. Mereka menerima lebih dari 500 pon (226,5 kg) pestisida dalam setiap are (4046,87 m2). Para peneliti menemukan 36 jenis pestisida pada 90 persen dari buah stoberi yang mereka uji.

Namun bagaimanapun juga, adalah sangat baik mencari buah stroberi organik karena mereka punya keunggulan untuk melindungi jantung, anti kanker, dan anti radang. Pada sebuah penelitian, stoberi termasuk dalam 8 besar makanan yang paling banyak dikaitkan untuk merendahkan laju kematian karena kanker di antara kelompok dari 1.000 lebih orang tua. Stro-beri juga menyediakan perlindungan terhadap penurunan daya penglihatan (macular degeneration) dan radang sendi rheumatoid.

Paprika

Paprika memiliki lapisan kulit tipis yang tidak banyak memberikan halangan bagi masuknya pestisida, dan merupakan jenis sayuran yang paling sulit untuk disemprot.

Hampir 40 jenis pestisida berbeda ditemukan pada 68 persen dari paprika yang diuji. Paprika tumbuh dengan jenis hijau terang, merah, jingga, dan kuning, dimana semua sumber kekayaan nutrisi terkandung di dalamnya.

Mengonsumsi paprika secara rutin dapat mengurangi resiko terkena bahaya penyakit jantung dan kanker, meningkatkan daya penglihatanan, melindungi dari radang sendi, dan meningkatkan kesehatan dari paru-paru.

Seledri

Seledri tidak mempunyai kulit pelindung, dan adalah mustahil untuk mencuci bersih dari ke-29 bahan kimia berbeda yang digunakan di atas tanaman umum. Seledri merupakan sumber istimewa vitamin C dan bisa membantu dalam mengurangi tekanan darah tinggi. Selama ini ia dikenal untuk memperlancar pembuangan —membantu tubuh menyingkirkan kelebihan cairan tubuh—dan keuntungan lainnya adalah menurunkan kadar kolesterol.

Kentang

Sayuran Amerika yang paling populer dan tergolong paling tinggi terkena residu pestisida, dan juga mungkin paling dicemari oleh fungisida. Hampir 30 jenis pestisida ditemukan pada 79 persen dari kentang umum yang telah diuji.

Banyak orang menganggap kentang dapat menggemukkan, tetapi dengan mengindari gorengan dan penambahan lemak, maka kentang organik adalah rendah-kalori, sumber vitamin C, vitamin B6, tembaga, potasium, dan mangan, yang berserat tinggi. Ia memberikan perlindungan yang penting untuk melawan penyakit jantung dan kanker .

Bayam

Sayuran hijau sering tercemar oleh apa yang dianggap pestisida paling ampuh yang dipakai pada makanan. Kira-kira 36 jenis pestisida berbeda bisa ditemukan pada 86 persen dari bayam umum. Tetapi, terdapat banyak keuntungan kesehatan yang didapatkan berkat mengonsumsi bayam organik.

Bayam menurunkan resiko kanker pada usus besar, kulit, payudara, ovarium, dan memberantas kanker prostat. Ia dapat meningkatkan fungsi kerja otak, memperbaiki penglihatan, meningkatkan energi, dan menolong mencegah osteoporosis dan radang sendi. Jadikanlah bayam sebagai bagian tetap dari diet keluarga Anda. (familyeducation.com/Epoch Times/mer)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: